Menyajikan Lifestyle & Judi Online Terbaik

Lifestyle

Stunting: Tinggi Badan Anak Pendek untuk Usianya, Tanda Kurang Gizi?

stunting

Hebertarboretum – Stunting merupakan masalah kesehatan anak yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang saat bayi sudah dewasa. Ketahui arti, dampak, dan penyebabnya!
Kejadian ini cukup selalu terlihat di Indonesia, tetapi belum ada perhatian khusus mengenai hal ini. Penting bagi orang tua untuk waspada dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah badan anak pendek pada anak-anak mereka.

Apa itu Stunting?

Istilah ini memang sedikit asing terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Stunting adalah masalah kesehatan yang terjadi pada anak.

Stunting merupakan penyakit yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini terlihat dari tinggi badan anak yang tidak sama dengan usianya, ia lebih pendek dari teman-temannya.

Seorang anak dapat dianggap kalau tinggi badannya lebih dari dua tingkat di bawah Standar Pada Pertumbuhan Anak WHO. Biasanya hal ini dihindari oleh orang tua dengan alasan faktor genetik. Padahal, faktor genetik berpengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang.

Dampak Pada Anak

Melansir Halodoc, berikut dampak stunting pada anak.

  1. Mempunyai tubuh yang pendek dan berat badan yang rendah.
  2. Mempunyai tingkat kecerdasan di bawah rata-rata.
  3. Mempunyai daya tahan tubuh yang rendah dan berisiko terkena berbagai penyakit.

Kementerian Kesehatan menekankan bahwa stunting merupakan ancaman besar bagi kualitas masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan stnting bisa ganggu pertumbuhan fisik serta perkembangan otak anak yang akan mempengaruhi kemampuan dan kecerdasannya sebagai orang dewasa. Bukan Hanya itu, anak dengan stunting akan mempunyai riwayat kesehatan yang buruk sebab daya tahan tubuh yang buruk.

Penyebab Tinggi Badan Anak Pendek

Kondisi seperti ini seringkali disebabkan oleh gizi buruk yang dialami anak sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun.
Kurangnya asupan nutrisi selama dalam kandungan menghambat pertumbuhan janin sehingga dapat berlanjut saat lahir.

Saat lahir, kebutuhan gizi anak di bawah 2 tahun juga perlu diperhatikan, apakah itu ASI eksklusif untuk MPASI yang kualitasnya kurang baik. Kekurangan zat gizi dan protein dalam asupan makanan juga harus diperhatikan.

Oleh karena itu, wajib bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi janin dan anak agar tumbuh kembang anak dapat maksimal. Bukan hanya itu, stunting juga dapat dikarenakan oleh infeksi yang berulang hingga membutuhkan energi yang lebih untuk dapat melawan penyakit. Perlu juga diperhatikan bahwa orang tua harus memberikan asupan makanan yang cukup bagi anak.

Baca Juga : Daftar Game Casino Online Pragmatic Terpopuler di Indonesia

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *