Menyajikan Lifestyle & Judi Online Terbaik

Uncategorized

Polda Jateng Grebek Sarang Judi Online di Sukoharjo

judi online

Polda Jateng Grebek Sarang Judi Online di Sukoharjo.

hebertarboretum.org – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menggerebek sebuah rumah yang telah diduga digunakan untuk mengoperasikan judi online di kawasan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Dibantu Bareskrim Polres Sukoharjo, tim Polda Jateng menangkap 3 pelaku judi online, Rabu (15/12) siang.

Kedua orang yang ditangkap berinisial AC alias BEN yang bertindak sebagai penanggung jawab dan pemilik komputer yang dirancang untuk mengoperasikan perjudian online dan AW dan MBMP sebagai operator perjudian online.

Terkait kejadian tersebut, Kabag Humas Polda Jateng Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, menyatakan Polri berkomitmen memberantas segala bentuk penyakit masyarakat.

Tindakan aparat Ditkrimsus yang dibantu Polres Sukoharjo ini menunjukkan bahwa Polri sangat peduli terhadap pemberantasan penyakit masyarakat supaya tidak berkembang semakin besar.

Menurut Kabidhumas, penangkapan bermula ketika tim Ditkrimsus melakukan patroli siber dan menemukan akun Instagram dengan nama kangtau88 dan situs online kangtau88.com yang menyediakan layanan untuk beberapa bentuk perjudian online.

“Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menggerebek TKP dan mengamankan ketiga tersangka di atas. Sejumlah barang bukti telah diamankan,” ucap Kabag Humas saat ditemui Jumat siang (17/12).

Baca Juga Artikel Kami :  Kecanduan Judi Online, Pemuda Curi Handphone

Barang bukti yang diamankan, lanjutnya, adalah tiga komputer, satu rekening bank untuk menampung dana, beberapa kartu ATM, tujuh telepon seluler, modem WiFi, CCTV, dan sejumlah kartu perdana.

Kombes M Iqbal menjelaskan, sejauh ini Polri telah melakukan upaya maksimal untuk mencegah dan menindak para pemain judi, termasuk judi online.

Mentalitas ingin kaya mendadak dengan melawan spekulasi lewat judi. Banyaknya warga khususnya para anak muda yang terjerumus ke dalam perjudian ini sangat mengkhawatirkan, mengingat potensi mereka sebagai generasi penerus bangsa.

“Beberapa kasus kriminal pun telah terjadi, mulai dari kecanduan judi online, hutang dan juga pencurian atau kekerasan dalam rumah tangga, yang banyak terjadi di kalangan masyarakat,” jelas Iqbal.

“Ini adalah tanggung jawab bersama antara Polri, keluarga dan juga masyarakat untuk bisa memberantas perjudian dan juga penyakit masyarakat lainnya. Jika menemukannya, hubungi atau laporkan langsung ke polisi,” katanya.

Terkait penangkapan terhadap tiga tersangka penyedia judi online di Sukoharjo, Kabidhumas menjelaskan, mereka dijerat dengan Pasal 50 jo Pasal 34 ayat (1) atau Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) UURI nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UURI Nomor 11 Tahun 2016. 2016. 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Tersangka dan barang bukti saat ini ditahan di Polda Jateng,” tutup Kabag Humas Polri.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *