Menyajikan Lifestyle & Judi Online Terbaik

Judi Online

Karena Judi Online, 2 Oknum ASN di Bantaeng Ditangkap Polisi

judi online

Karena Judi Online, 2 Oknum ASN di Bantaeng Ditangkap Polisi.

hebertarboretum.org – Setelah tersiar kabar bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bantaeng ditangkap polisi karena terlibat dalam kegiatan Judi  Online yaitu Judi Togel Online. 11 Januari 2022.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bantaeng, IPDA Syamsul Alam, SH membenarkan bahwa 2 (Dua) ASN dan 1 (Satu) Pengusaha ditangkap di Polres Bantaeng karena keterlibatannya dalam kegiatan perjudian online.

Menurut IPDA Syamsul Alam, SH, ketiga orang tersebut ditangkap pada Senin, 10 Januari 2022 sekitar pukul 17.00 WITA oleh Satreskrim Polres Bantaeng.

Ketiganya diamankan di Jalan Mawar, Desa Borong Kalukua (Borkal) Pallantikang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Ke-3 orang tersebut adalah IA (27), seorang pengusaha, warga Jalan Mawar, Desa Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Baca Juga Artikel Kami : Diduga Identitas Digunakan Untuk Judi Online, Sejumlah Mahasiswa Melaporkan Tersangka Ke Polisi

CN (56) Pendudukan ASN, Warga Jalan Mawar, Desa Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Dan AM (50), pekerjaan ASN, Warga KH. Jalan Dewantoro, Desa Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

“Sebelum ditangkap, Bareskrim Polres Bantaeng mendapat informasi dari masyarakat terkait kegiatan judi online yang dilakukan anak buah CN, sehingga tim langsung mendatangi rumahnya,” kata IPDA Syamsul Alam, SH.

Ia menjelaskan, saat Bareskrim berada di rumah CN, pria MA itu ditemukan sedang meninggalkan CN

“Jadi dilakukan pemeriksaan dan ditemukan nomor undian dan sejumlah uang dari tangan AM,” lanjutnya.

Usai memeriksa AM, Bareskrim Polres Bantaeng kemudian masuk ke rumah CN. Di dalam rumah CN, beberapa catatan lotere juga diperoleh.

Dan saat diinterogasi, CN mengaku menitipkan uang rekannya kepada IA yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

Sehingga tim langsung mendatangi rumah tersebut dan mengamankan pria IA tersebut, sambung IPDA Syamsul Alam.

“Selanjutnya 3 pelaku dan juka barang bukti berupa, 6 handphone, 1 buku rekapitulasi nomor undian, 1 (satuan kalkulator dan uang tunai 550 ribu rupiah) dibawa ke Polres Bantaeng untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya. (Tim/UH)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *